[WOW] Pengusaha Ini Boyong 6400 Pegawai ke Prancis Hanya untuk Liburan

MILIUNER Tiongkok bernama Li Jinyuan ini benar-benar murah hati demi menyenangkan para pegawainya di Tiens Group Company. Untuk urusan duit pun Li yang punya pegawai hingga 12 ribu orang itu jauh dari pelit.



Mau bukti? Bos sekaligus pendiri Tiens Group yang berbasis di Tianjin, Tiongkok itu  memboyong 6400 karyawannya untuk liburan selama empat hari di Prancis. Dari 6400 pegawai Tiens Group yang berlibur di Prancis itu, 5400 di antaranya berasal dari Tiongkok. Sedangkan sisanya dari berbagai negara lain.

Program liburan 6400 pegawai itu merupakan bagian dari perayaan 20 tahun berdirinya Tiens Group Company yang didirikan Li di Tingkok pada 1995. Kini perusahaanya menggurita ke berbagai negara dan bergerak di berbagai bidang seperti bioteknologi, manajemen kesehatan, perdagangan, perhotelan dan pariwisata. Li yang kini berusia 57 tahun juga tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Tiongkok versi majalah Forbes.

Tentu saja 6400 anak buah Li itu jalan-jalan ke tempat-tempat tersohor di Prancis. Seperti, Museum Louvre, Menara Eiffel dan Arc De Triomphe di Paris.

Itu baru di Paris. Li juga membawa anak buahnya ke Nice dan Monaco di wilayah selatan prancis.  Dari Paris mereka diboyong ke Nice dengan kereta cepat TGV. Ada 7.600 kursi TGV yang dipesan khusus karena Tiens juga harus menyewa staf tambahan untuk meladeni 6400 karyawannya saat liburan di Prancis.  

Sedangkan di Nice, Tiens menyewa 147 bus untuk membawa 6400 pegawainya dari hotel menuju kawasan pantai Promenade des Anglais di pinggiran Laut Mediterania untuk membentuk rantai manusia guna dicatatkan di Guinnes Book of Record.

Demi kenyamanan para pegawai Tiens Group saat berada di Paris, Li memesan 140 hotel di ibu kota Prancis itu. Sedangkan untuk penginapan di Cannes dan Monaco, Tiens memesan 4760 kamar di 79 hotel bintang empat dan bintang lima.

Biaya yang dihabiskan untuk liburan massal 6400 pegawai Tiens Company itu seidaknya menghabiskan dana Euro 33 juta atau sekitar Rp 495 miliar (Euro= Rp 15000). Rinciannya, Euro 13 juta dihabiskan hanya untuk di Paris.

Sedangkan untuk liburan di Nice, jalan-jalan di Monaco dan menginap di Cannes, biaya akomodasi untuk 6400 karyawan Tiens Company biayanya lebih besar. Angkanya diperkirakan mencapai Euro 20 juta.

Tentu saja acara liburan 6400 pegawai Tiens itu membuat otoritas Prancis senang. Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius sampai secara khusus menerima Li pada pertemuan yang digelar Rabu (5/5) lalu.

Setiap tahun lebih dari 85 juta turis berkunjung ke Prancis dan menghasilkan pendapatan hingga Euro 150 miliar. Dari jumlah 85 juta turis yang berkunjung ke Prancis, 1,7 juta di antaranya berasal dari Tiongkok.(guardian/mail/ara/jpnn)





Share this article :
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2016. I want to know - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger