Kini, masalah ingatan berkurang serta kehilangan untuk fokus berpikir tidak lagi didominasi oleh masyarakat perkotaan. Tidak hanya itu, masalah memori dan penurunan kinerja otak ini kerap kali juga dialami oleh anak-anak usia sekolah dan dewasa paruh baya, meski belum sampai usia lanjut (lansia).


Cara untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, antara lain : 

1. Sholat 
Memang sholat adalah sebuah aktivitas spiritual bagi umat Islam. Namun tidak diragukan lagi, sholat dengan benar minimal 5 waktu dalam sehari mampu menjaga fungsi otak seseorang tetap prima, daya ingat terjaga hingga mencegah dari kemungkinan pikun di usia lanjut. 

Aktivitas Sholat dapat menjadi sebuah solusi setidaknya disebabkan oleh dua hal, yakni karena sholat merupakan kombinasi rangkaian gerakan untuk mendapatkan fisik dan mental lebih sehat. Misalnya, gerakan sujud disertai dengan keikhlasan memungkinkan aliran darah ke otak optimal. 

2. Yoga 
Yoga juga merupakan gerakan-gerakan yang dimaksudkan untuk membantu agar aliran darah dapat mengalir pada bagian tertentu yang dimaksudkan secara optimal. Dalam hal ini, gerakan-gerakan tersebut ditujukan untuk melancarkan darah ke otak maupun ke bagian-bagian yang mendukung fungsi otak. 

Dua gerakan Yoga untuk meningkatkan daya ingat paling populer antara lain “Sarvangasana” (Sikap lilin, pinggang hingga ujung kaki membentuk garis lurus ke atas dengna ditopang kepala dan punggung dibagian bawah). Kedua, “Padahastasana” (Diawali sikap berdiri, dilanjutkan posisi mencium lutut dan tangan memegang ujung jari kaki). 

3. Minum air putih 
Terasa terdengar biasa saja?, iya benar. Sepertinya tidak ada yang istimewa dengan air putih atau ‘plain water’ ini. Namun tahukah anda bahwa sebagian besar tubuh kita tersusun atas air?. Kecukupan konsumsi air putih (hidrasi) sangat berperan dalam menjaga fungsi otak. 

Minum air putih di pagi hari setelah bangun tidur disebut mampu menjaga kesehatan tetap optimal serta mengatasi kulit kering. Jika dilanjutkan kecukupan air putih hingga setidaknya 2ltr per-hari maka tubuh akan terhindar dari kelelahan berlebihan dan hal ini menjaga daya ingat tetap optimal. 

4. Membaca 
Aktivitas ini merupakan salah satu bagian dari latihan intelektual. Memulai hari dengan kegiatan membaca setidaknya 10 hingga 15 menit di pagi hari disebut mampu merangsang kemampuan otak terus meningkat meskipun usia orang bersangkutan hari demi hari terus menurun. 

Membaca atau Iqra’ di pagi hari bisa dimulai dengan berbagai bacaan positif. Hindari bacaan-bacaan ‘sampah’ yang hanya membuat pikiran kita menjadi kerdil. Bisa membaca kita suci (Qur’an bagi ummat Islam), buku motivasi, majalah maupun koran kredibel. 

5. Berbahasa asing 
Tidak cukup dengan hanya membaca, latihan otak dapat dilakukan pula dengan berbahasa asing. Bahasa asing disini maksudnya adalah berbahasa selain dari ‘bahasa ibu’ atau bahasa sehari-hari yang digunakan untuk berkomunikasi. Tidak harus bahasa Inggris, namun bahasa daerah selain yang digunakan sehari-hari juga bisa menjadi sarana latihan. 

Cobalah secara rutin untuk menggali informasi baik di internet, buku dll. menggunakan bahasa selain bahasa pergaulan kita. Mempelajari bahasa Qur’an (bahasa arab) juga termasuk didalamnya. Jika kita menerapkan aktivitas membaca sekaligus berusaha mempelajari tafsir maknanya, maka otak kita telah berlatih dua latihan sekaligus. 

6. Hindari alkohol 
Jenis minuman satu ini memang tidak ada manfaat sedikitpun untuk kehidupan manusia. Jikapun orang tidak percaya akan ‘halal haram’ yang digariskan oleh agama (Islam), mereka secara terpaksa harus meninggalkan jenis minuman ini jika masih ingin lebih lama didunia. 

Alkohol merupakan pemicu utama kegemukan hingga obesitas, kondisi semacam itu justru bertolak belakang dengan usaha untuk meningkatkan daya ingat, karena asupan gula berlebih justru akan merusak dan mengurangi jumlah sel aktif dalam otak. 

7. Hidup aktif 
Aktif bisa diartikan dengan berolahraga teratur dan menjauhi pola hidup bermalasan. Olah raga teratur bukan berarti olah raga layaknya atlet dalam sehari lalu keesokan harinya tidak lagi berolah raga. Namun, kontinyuitas dalam hal ini menjadi isu sangat penting untuk diperhatikan. 

Kurangi ketergantungan terhadap teknologi, dan rutin berjalan setidak-tidaknya 30 menit dalam sehari dan 5 kali dalam seminggu. Berbagai referensi menyebutkan keterkaitan antara kemampuan berpikir seseorang termasuk tingkat kecerdasan dan daya ingat berhubungan erat dengan tingkat keaktifan seseorang. 

8. Visualisasi 
Pernah mendengar nasihat dari maestro fisika, Einsten tentang arti penting imaginasi?. Benar, Imaginasi disebut lebih penting dari sekedar ilmu pasti. Imaginasi yang dikelola atau maksudnya adalah visualisasi dapat membantu kemampuan berpikir seseorang untuk tetap fokus dan konsentrasi. 

Visualisasi terarah atas suatu konsep gagasan dan ide dipercaya oleh banyak kalangan merupakan salah satu cara meningkatkan daya ingat yang paling mudah dilakukan namun membutuhkan konsistensi. Setidaknya, setiap hari kita harus meluangkan waktu khusus untuk melakukan hal ini. 

9. Makanan nutrisi otak 

Tidak dipungkiri, kecerdasan sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi untuk otak. Konsumsi makanan sehat kaya serat serta berbagai menu alami yang memiliki kemampuan untuk mendorong agar ‘mood’ lebih positif. Contohnya adalah buah pisang. Pisang kaya kandungan Tryptophan. 

Fungsi Tryptophan dapat mendorong produksi hormon serotonin secara optimal sehingga memberikan efek positif pada otak. Serta kandungan potassium-nya membantu transportasi oksigen dalam darah menuju otak. Dan, jika asupan oksigen menuju otak optimal, maka fungsi otak termasuk kemampuan untuk mengingat menjadi maksimal. 

10. Tidur berkualitas 
Kebutuhan istirahat manusia terpenting terbagi menjadi dua, yakni,tidur malam berkualitas dan tidur sejenak (napping) disiang hari. Kedua kebutuhan istirahat ini menjadi instrumen penting dalam hal menjaga kesehatan seseorang termasuk menjaga kemampuan berpikir dan tingkat intelegensia seseorang. 

Tidak hanya IQ, seseorang dengan kecukupan istirahat baik tidur malam maupun ‘nap’ di siang hari memiliki kecenderungan EQ (Emotional quotient) lebih baik dibanding orang tanpa kecukupan istirahat. Serta, kecukupan istirahat menunjukkan seseorang memiliki trend positif untuk menyelesaikan tugas lebih baik. 

11. Bersosialisasi 
Jangan abaikan sosialisasi. Beberapa studi menunjukkan bahwa hubungan sosial atau interaksi berkualitas dengan orang lain, lingkungan dan masyarakat sekitar memiliki pengaruh terhadap kesehatan seseorang secara keseluruhan maupun dalam hal kemampuan fungsi otaknya. 

Dulu, selalu ada waktu untuk berinteraksi dengan banyak orang selain bertemu dengan rekan kantor atau kuliah. Sekarang, kesibukan menjadi faktor seseorang sedikit sekali waktu untuk bercengkrama bahkan dengan keluarga inti sekalipun. Hal ini harus mulai diberikan perhatian sejak dini, salah satu cara dapat dibangun kebiasaan positif untuk sholat berjama’ah. 

12. Fokus dan prioritas 
Tidak semua orang mampu menerapkan “kata sakti” para motivator ini, Fokus dan prioritas. Kedua istilah ini memang sangat mudah untuk dikatakan. Akan tetapi, tidak sulit untuk diterapkan. Hanya saja, membutuhkan sebuah konsistensi tinggi untuk dapat ‘tekun’ dalam hal fokus. 

Kemampuan seseorang dalam me-manage prioritas serta keterampilan untuk menentukan fokus merupakan salah satu latihan seseorang dalam mempertahankan daya ingat-nya. Karena sangat kecil kemungkinan daya ingat tersebut dapat dijaga tanpa kemampuan untuk mengelola fokus dan prioritas atas banyak hal. 

13. Vitamin untuk otak 
Selain makanan nutrisi otak kaya kandungan asam lemak Omega-3, DHA dan EPA. Otak juga membutuhkan vitamin agar tetap dapat berfungsi dengan baik meskipun usia terus bertambah yang artinya kemampuan tubuh untuk meng-absorbsi berbagai nutrisi penting dalam tubuh sudah semakin berkurang. 

Beberapa vitamin berperan untuk menjaga agar kinerja otak tetap maksimal diantaranya adalah Vitamin C, Vit.E dan Vit.B12. Selain itu nutrisi penting untuk menjaga dan meningkatkan daya ingat adalahmakanan kaya kandungan kolin

Bagaimana dengan daya ingat anda ? 
Jika anda merasa ada penurunan kemampuan untuk mengingat, maka 13 tips diatas bisa diterapkan secara rutin dan istiqoman (telaten). Ada saran metode dan dan cara atau game untuk melatih dan mengembangkan daya ingat?